Panen Kurma Thailand, Metode Unik Petani Dalam Menjual Kurma Agar Cepat Laku Ala Thailand
Panen Kurma Thailand, Metode Unik Petani Dalam Menjual Kurma Agar Cepat Laku Ala Thailand
Panen Kurma Thailand – Thailand sudah mendahului kita 11 tahun dan Malaysia 8 tahun dalam hal budidaya kurma. Bahkan Thailand lah yang pertama kali menemukan varietas kurma tropis Kolak One (KL-1) hasil karya asli anak bangsa mereka. Kurma tersebut hasil hybrid dari kurma gurun jenis Barhee dan Deglet Noor yang dikenal sebagai kurma berkualitas tinggi. Hebatnya, kurma hasil hybrid ini selain mewarisi kualitas tinggi tanaman induknya juga sangat cocok tumbuh di daerah tropis.
Decak kagum dunia tidak berhenti sampai disitu, kurma KL-1 mampu tumbuh buah dalam waktu hanya 3-4 th saja (kurma gurun membutuhkan waktu 7-10 th) dengan tinggi hanya 1 atau 2 meter saja (kurma gurun tingginya 15-25 meter). Kemajuan Thailand memang tidak hanya duluan membudidayakan tanaman kurma saja namun juga dalam riset dan teknologinya. Jadi tidak ada salahnya kita mencontoh keberhasilan pekebun Thailand yang sukses memimpin Asia Tenggara dalam budidaya kurma.

Proses Memanen Buah Kurma
Pekebun-pekebun Thailand punya cara-cara unik dalam membudidayakan kurma. Salah satunya adalah pada saat memanen dan memasarkan buah kurma. Banyak peristiwa yang bisa kita tarik hikmahnya, misalnya perilaku para konsumen dan penggemar kurma disana. Banyak hal bisa kita dapatkan kalau kita perhatikan. Banyak pertanyaan yang muncul dalam diri kita saat membudidayakan kurma yang bisa terjawab. Seperti misalnya: Apa sih perbedaan cara memanen kurma tropis dengan gurun? Kapan waktu yang tepat untuk memanen kurma? Bagaimana memasarkannya? Berapa harganya? Dan masih banyak lagi.
Saat itu musim panen tiba. Pekebun kurma di Provinsi Nakhonratchasima, Thailand, mengomandoi para pekerja memetik tandan yang berbobot rata-rata 20 kg. Ini adalah panen perdana buah yang baru beberapa tahun mereka tanam. Sejumlah pekerja hilir-mudik bermodal gunting dan kayu panjang. Mereka bertugas memanen tandan buah segar yang muncul di setiap pohon. Para pemanen tak perlu repot menggunakan tangga untuk memotong tandan kurma. Kurma kultivar KL-1 (kolak one) yang ditanam masih muda tinggi batang utamanya cuma 40 cm dari permukaan tanah. (Bandingkan dengan kurma gurun yang tingginya mencapai belasan meter, tentu mereka membutuhkan tangga). Pemandangan ini lazim kita lihat saat bulan Mei – bulan Agustus.
Hal yang dilalukan oleh para pemanen kemudian adalah menggantung setiap potongan tandan buah kurma itu di kayu panjang. Tandan harus digantung untuk menghindari gesekan antar buah. Pekerja lantas membawa tandan buah siap jual ke sebuah bangunan di pintu masuk kebun. Di sana para pembeli sudah menunggu untuk mengambil tandan. Pekerja dengan sigap menimbang setiap tandan lalu menyerahkannya pada sang pemilik usai membayar 500 baht setara Rp200.000 per kilogram buah. Kesibukan semacam itu dapat dijumpai di kebun Pratin mulai pengujung Mei hingga Agustus. Selama 3 bulan itu kebun selalu ramai pengunjung.
Konsumen memang lebih menyukai buah kurma segar. Itu sebabnya mereka rela memesan buah jauh hari sebelum waktu panen tiba. Buah segar KL-1 bertekstur renyah dan bercita rasa manis agak sepat. Kulit buahnya kuning, sedangkan dagingnya putih dan padat. Pengunjung mencuci bersih buah kurma dan menikmatinya. Nyaris semua pekebun kurma di Thailand memanen kurma pada fase khalal alias buah segar, biasanya 25 minggu setelah penyerbukan. Sebenarnya pekebun bisa memanen kurma berdasarkan 3 fase buah yakni khalal (segar), ruthab (matang penuh), dan tamar (semi kering atau kering).
Kurma dapat dimakan selagi mentah ataupun matang. Jadi meskipun pada fase khalal, kurma masih mentah namun kurma ini sudah bisa dipanen dan dimakan. Fase kurma yang dipanen memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing misalnya kurma segar (fase ruthab) mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak serta rasanya sangat manis namun kurma fase ini rendah kandungan energi siap pakai. Selain itu harus cepat dipasarkan atau dimakan sebelum rusak. Sementara kurma yang kering (fase tamr) tinggi akan kandungan energi siap pakai serta lebih awet disimpan, namun kandungan air dan beberapa vitamin menjadi lebih rendah bahkan kandungan vitamin C-nya hilang.
Jadi sebaiknya proses pemanenan kurma disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuannya. Apabila mau langsung dimakan dan dipasarkan, bisa dipanen di fase khalal. Sedang apabila menginginkan kurma segar dapat dipanen pada fase ruthab. Bisa juga apabila untuk keperluan dalam jangka waktu lama atau mau awet disimpan, panen kurma di fase tamr.
Di Asia barat seperti seperti Arab Saudi dan Israel, pekebun memanen kurma saat fase ruthab dan tamar. Kurma kering paling banyak dikonsumsi sebab bertekstur lembut dan rasanya sangat manis. Sedangkan kurma yang dibudidayakan di kawasan beriklim tropis tidak memungkinkan untuk dipanen pada fase tamar. Di Thailand proses panen dilakukan sebelum musim hujan tiba. Tujuannya menghindari busuk buah dan rontok. Pekebun terancam gagal panen jika membiarkan buah mengering alami di pohon. Oleh karena itu kultivar KL-1 sangat cocok dikebunkan di kawasan beriklim tropis sebab buah sudah manis meskipun dipanen pada fase khalal.
Ada salah seorang petani di Thailand yang juga menanam kurma kultivar lain seperti barhee, khalas, dan khunaizi. Ia memanen ketiga kultivar itu pada fase khalal. Barhee memiliki rasa buah segar paling enak. Kurma berwarna kuning lemon itu sudah manis meskipun dalam bentuk khalal. Barhee merupakan kultivar kurma yang populer dikonsumsi dalam bentuk khalal. Kultivar asal Irak itu banyak dijual dalam bentuk segar di Israel, Iran, Suriah, dan Palestina.
Sementara khalas dan khunaizi kurang cocok bila dipanen pada fase khalal. Buah segar kedua kultivar itu masih memiliki rasa dominan sepat. Itu sebabnya Anurak tidak menjual buah segar khalaz dan khunaizi. Jadi KL-1 dan barhee merupakan kultivar andalan yang cocok dipasarkan dalam bentuk segar. Keduanya manis dan bertekstur renyah.
Harga hasil panen buah kurma berupa buah segar dan kering, masing-masing dibanderol Rp240.000 dan Rp160.000 per kilogram. Penjualan hasil panen langsung di kebun atau gerai pribadi. Untuk menjaga kualitas buah, beberapa pekebun menyimpan kurma di dalam ruangan khusus bersuhu sekitar 7° C. Tujuannya untuk menghindari serangan cendawan dan serangga. Selain itu buah lebih awet dan tahan lama.
Produk Turunan Kurma
Saat ini banyak pekebun di Thailand yang berinovasi menciptakan Produk-produk turunan kurma. Misalnya produk minuman dan sirup. Dengan menggunakan buah kurma pada tahap khalal dan tamar sebagai bahan baku. Sensasi rasa minuman itu segar, nikmat dan manis. Sementara rasa sirop dari ekstrasi kurma tamar sangat kental dan manis. Menurut Dra Emma Satriaty Wirakusumah MSc, ahli gizi dan kuliner di Jakarta Selatan, daging buah kurma segar mengandung 60—65% fruktosa. Persentase fruktosa meningkat menjadi 75—85% saat kurma berada dalam bentuk kering. Kelebihan lain, kurma kering mengandung sedikit tanin sehingga tidak memiliki rasa sepat, teksturnya pun lebih lembut.
Selain itu buah lebih awet sehingga dapat dikonsumsi sepanjang tahun. Kurma segar dapat dibuat menjadi ruthab atau tamar secara alami atau dengan perlakuan khusus. Pematangan kurma dari fase khalal hingga ruthab secara alami butuh waktu paling cepat sepekan, tergantung tingkat kematangan buah segar saat panen. Cara lebih singkat dapat dilakukan dengan pembekuan cepat pada suhu minus18°C selama 24 jam lalu buah dicairkan. Sementara pengeringan dapat dilakukan dengan menjemur kurma di bawah sinar matahari atau naungan plastik hingga kandungan air yang tersisa 23—25%.
Demikianlah informasi tentang tahapan-tahapan yang biasa dilakukan para petani thailand dalam memanen buah kurma. Semoga informasi tersebut menjadi cambuk bagi kita segera melakukan pembudidayaan kurma. Dan semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan kita tentang budidaya tanaman buah kurma tropis. Terima kasih.
Tags: Bibit kurma barhee kutur jaringan, bibit kurma KL-1, Bibit Kurma KL-1 thailand, bibit kurma unggul, cara panen kurma ala thailand, cara penen kurma, fase kematangan kurma, fase kurma, Kurma KL-1 thailand, kurma thailand, manfaat buah kurma, pohon kurma, proses panen kurma, tahapan panen kurma, tips panen kurma ala thailand
Panen Kurma Thailand, Metode Unik Petani Dalam Menjual Kurma Agar Cepat Laku Ala Thailand
6 Jenis Tanaman Nilai Jual Tinggi dan Memiliki Prospek Bisnis Yang Sangat Manjanjikan, Nomor 6 Gak disangka! Jenis Tanaman Nilai... selengkapnya
Gak Nyangka !. Inilah 5 Manfaat Kelengkeng Yang Luar Biasa Untuk Kecantikan dan Kesehatan Kulit Manfaat Kelengkeng – Kelengkeng, buah... selengkapnya
Inilah 12 Manfaat Buah Strawberry Yang Berkhasiat Untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh Manusia, Salah Satunya untuk Mengurasi Stroke Manfaat Buah... selengkapnya
Bibit Alpukat Aligator Denpasar, Bali Yang Terkenal Cepat Berbuah, Punya Produktifitas Tinggi dan Rekomended Budidaya Skala Bisnis Bibit Alpukat Aligator... selengkapnya
7 Cara Tanam Anggur Jupiter Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal dan Cepat Berbuah dan Mampu Berbuah Dengan Lebat Cara Tanam... selengkapnya
Panen Kurma Thailand, Metode Unik Petani Dalam Menjual Kurma Agar Cepat Laku Ala Thailand Panen Kurma Thailand – Thailand sudah... selengkapnya
3 Jenis Kurma Tropis Terbaik yang Mampu Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat di Indonesia Jenis Kurma Tropis – Kurma tropis... selengkapnya
5 Panduan Semai Biji Kurma AGar Cepat Tumbuh Kecambah dan Komposisi Media Tanam Yang Cocok Semai Biji Kurma – Dalam... selengkapnya
Sejarah Kurma Masuk Ke Negara Indonesia, Mulai Dari Pedagang Mesir Hingga Para Pendiri Pondok Pesantren Sejarah Kurma – Buah kurma... selengkapnya
8 Keunggulan Anggur Everest Dengan Cluster Besar, Citarasa Manis dan Layak di Kebunkan Keunggulan Anggur Everest – Anggur Everest salah... selengkapnya
Tanaman Bunga Air Mata Pengantin Pink – Tanaman Hias Dengan Bunga Warna Pink dan Cocok Untuk Penghias Pergola Bunga Air… selengkapnya
Rp 7.000 Rp 8.000Benih Sengon Solomon – Benih Tanaman Kayu Berkualitas Unggul Dengan Prospek Ekonomi Yang Sangat Menggiurkan Benih Sengon Solomon – Tambang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBibit Belimbing Dewi – Jenis Tanaman Belimbing Unggul Cepat Berbuah Dengan ukuran Buah Besar, Citarasa Manis Dan Mampu Berbuah Sepanjang… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 85.000Bibit Sukun – Jenis Tanaman Tropis Unggul Cepat Berbuah Dengan Daging Buah Bertekstur Empuk, Tidak Memiliki Biji dan Memiliki Rasa… selengkapnya
Rp 35.000 Rp 55.000Tanaman Aglaonema Super Red Cochin – Jenis Aglaonema Dengan Daun Lebar Dan Corak Warna Merah Yang Lebih Dominan Aglaonema Super… selengkapnya
Rp 160.000 Rp 180.000Bibit Alpukat MD 02 – Jenis Alpukat Introduksi Dari Vietnam Terkenal Cepat Berbuah Dengan Ukuran Jumbo, Sangat Adaptif dan Cocok… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 125.000Calathea Jago – Jenis Calathea Dengan Bentuk Daun Lonjong Dan Kombinasi Warna Hijau Tua Serta Hijau Muda Calathea Jago –… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 30.000Benih Terong Ungu – Benih Terong Import Yang Berbentuk Lonjong dengan Warna Ungu yang Berkhasiat Menjaga Kehalusan Kulit dan Mengatasi… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 14.000Bibit Anggur Jubile – Jenis Tanaman Anggur Import Cepat Berbuah Dengan Rasa Manis Harmonis, Tekstur Renyah dan Tahan Serangan Jamur… selengkapnya
Rp 155.000 Rp 195.000Bibit BlueBerry – Jenis Tanaman BlueBerry Unggul Cepat Berbuah Dengan Tampilan Ungu Cantik, Citarasa Manis Serta Punya Kandungan Antioksidan Yang… selengkapnya
Rp 175.000 Rp 350.000
Saat ini belum tersedia komentar.