Beranda » Blog » Kurma, Tanaman Buah Istimewa dan Sumber Pangan Masa Depan Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadits

Kurma, Tanaman Buah Istimewa dan Sumber Pangan Masa Depan Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadits

Diposting pada 25 Desember 2017 oleh arwaniali88 / Dilihat: 1.753 kali

Kurma, Tanaman Buah Istimewa dan Sumber Pangan Masa Depan Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadits

Tahukan Anda buah yang paling banyak disebutkan dalam Al-qur’an? Ternyata buah yang paling banyak disebutkan adalah BUAH KURMA. Pohon kurma / buah kurma disebutkan setidaknya sebanyak 20 kali. Tidak hanya dalam al-qur’an, kurma pun banyak sekali disebutkan dalam Hadits Rasullulah SAW. Tapi tahukan Anda mengapa kurma banyak disebut di Al-qur’an dan sangat disukai oleh Rasulullah SAW?.

Buah kurma sangat digemari oleh Rasullulah SAW karena diyakini memiliki segudang manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Kurma kaya akan kandungan serat, vitamin, gula, lemak, protein dan berbagai jenis hormon yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Keistimewaan dan manfaat kurma tidak hanya dapat dibuktikan secara ilmiah, tetapi juga telah termaktub didalam ayat suci al-Qur’an dan sabda Nabi Muhammad SAW.

Kurma dalam Alqur'an

Kurma dalam Alqur’an

Salah satu yang disebutkan dalam Al-Qur’an :

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” …. (QS Al An’aam:141)

Meskipun pada ayat-ayat diatas tidak secara spesifik menjelaskan manfaat dari buah kurma bagi manusia tetapi jika sesuatu terdapat dalam Al-Qur’an, maka pastilah ia merupakan sebuah kebenaran.

Keistimewaan buah kurma

Keistimewaan buah kurma

Selain dalam Al Qur’an, buah kurma ini juga dikisahkan dalam beberapa hadist, setidaknya ada sekitar 480 hadits-hadits shahih Bukhari dan Muslim yang membahas tentang kurma dalam berbagai konteksnya. Dari beberapa hadits tersebut membahas buah kurma sebagaimakanan dan obat.

Berikut adalah beberapa hadits-hadits tersebut :

  • Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radliallahu ‘Anha : “Keluarga Muhammad tidak pernah makan hingga dua kali dalam sehari melainkan salah satunya dengan makan kurma.” (Shahih Bukhari, No 5974).
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Sesungguhnya kurma ‘Ajwa (jenis kurma yang baik yang tumbuh di daerah ‘Aliyah dekat Madinah) mengandung obat, atau dia adalah penawar racun di pagi hari” (Shahih Muslim, No 38:15).
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah : “Talbinah (adonan gandum yang diberi kurma) adalah obat yang tidak disukai namun sangat bermanfaat” (Shahih Bukhari, No 5258)
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radliallahu ‘Anha : “Keluarga Muhammad tidak pernah makan hingga dua kali dalam sehari melainkan salah satunya dengan makan kurma.” (Shahih Bukhari, No 5974).
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Radliallahu ‘Anha : “ Pernah sebulan tidak ada nyala api dalam rumah kami (tidak masak), yang ada hanyalah kurma dan air, kecuali bila kami diberi daging” (Shahih Bukhari, No 5977).
Keistimewaan kurma

Keistimewaan kurma

Lantas apa saja sebenarnya rahasia keistimewaan buah kurma yang bahkan keberadaannya disebutkan dalam al-Qur’an. Berikut adalah manfaat dan keistimewaan buah kurma bagi kesehatan manusia :

1. Memiliki kadar gula yang tinggi
Kurma dipercaya memiliki kandungan gula yang tinggi, menurut penelitian yang dilakukan oleh ahli, ditemukan bahwa dalam setiap 100 gram kurma segar mengandung 277 kalori yang diperoleh dari sekitar 58% karbohidrat. It karbohidrat yang terkandung dalam kurma pun berbentuk rantai pendek yang mudah larut dalam air sehingga energi yang terkandung didalam kurma dapat lebih cepat diserap oleh tubuh apabila dibandingkan ketika mengkonsumsi gula sukrosa seperti gula tebu. Itu sebabnya Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk mengkonsumsi kurma pada saat berbuka puasa, karena kadar gula yang tinggi dapat mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi, dikatakan dari Anas r.a, beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, berbuka puasa sebelum shalat dengan memakan kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada beliau meminum beberapa teguk air”.

2. Sebagai anti toksin
Kurma dipercaya dapat mencegah racun yang masuk kedalam tubuh manusia. Rasulullah Salallahu ‘alahi wassalam pernah bersabda; “Barang siapa yang memakan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”. Dan benar saja, dalam satu cerita dikisahkan ada seorang wanita yahudi yang melakukan percobaan pembunuhan kepada Rasulullah dengan menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada Perang Khaibar. Ternyata racun yang tertelan oleh beliau bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Bisyir Ibnu al-Barra’, salah seorang sahabat yang juga ikut memakan racun tersebut akhirnya meninggal. Tetapi Rasulullah selamat.

Hadits ini mempunyai banyak sekali kandungan faedahnya, sebagaimana yang dituturkan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam kitabnya ‘Ath-Thibb An-Nabawi : “Al-Maf’uud adalah sakit yang menyerang bagian liver (hati)”. Dan kurma memiliki khasiat yang menakjubkan untuk menyembuhkan penyakit ini (dengan izin Allah), terutama sekali kurma dari Madinah, khususnya jenis Ajwah. (Pembatasan pada) jumlah tujuh itu juga mengandung khasiat yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah.

Kurma Ajwah Al-Madinah, yakni salah satu jenis kurma di kota itu, dikenal sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Betuknya amat bagus, padat, agak keras dan kuat, namun termasuk kurma yang paling lezat, paling harum dan paling empuk. Bagi penduduk Madinah, kurma Ajwah merupakan makanan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Kurma Ajwah adalah salah satu jenus kurma terbaik karena rasanya gurih, lezat dan manis. Kurma ini juga dikenal sebagai obat karena dapat memperkuat suhu tubuh alami, tidak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak tubuh seperti yang sering ditimbulkan dari beberapa jenis makanan dan buah-buahan.

3. Meningkatkan kesuburan dan melancarkan persalinan bagi wanita
Salah satu jenis kurma yaitu kurma Ruthob / kurma muda, dipercaya dapat meningkatkan kesuburuhan bagi wanita. Selain untuk meningkatkan kesuburan, kurma Ruthob juga sangat berguna bagi wanita hamil dan yang akan melahirkan. Kurma Rhutob ternyata mengandung hormon biostin, yaitu hormon yang dapat membantu agar tidak terjadi pendarahan dirahim pada saat melahirkan dan mengurangi rasa sakit akibat kontraksi rahim. Wanita hamil pada saat kehamilannya sangat membutuhkan makanan dan minuman yang kaya akan unsur gula. Gula dapat membantu otot-otot rahim berkontraksi ketika akan mengeluarkan bayi.

Kandungan gula dan vitamin B1 dapat membantu mengontrol laju gerak rahim dan membantu kontraksi jantung untuk memompa darah ke pembuluh nadi sehingga mempercepat dalam proses mengeluarkan bayi dari rahim. kandungan gula dalam kurma Rhutob sangat mudah dicerna oleh tubuh.

Konon, Allah SWT memerintahkan al-‘Azra, ibu Maryam untuk menyantap kurma ruthob pada saat nifas. Rasullulah pernah bersabda: “Berilah makan buah kurma kepada isteri-isteri kamu yang hamil, kerana sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, nescaya anak yang bakal dilahirkan itu, menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas pemikirannya”.

4. Mengandung Zat Anti Kanker
Dalam sebuah penelitian di Mesir, ternyata penyakit kanker tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi kurma. Dan belakangan terbukti bahwa itu dikarenakan kurma memiliki zat-zat yang bisa mematikan sel kanker. Sebagai mana diketahui, sebagian besar penduduk jazirah arab atau yang tinggal di daerah sahara dan oasis menjadikan kurma sebagai makanan pokok.

Kurma adalah salah satu makanan khas di Timur Tengah. Kaum Arab Badui, menjadikan kurma secara teratur. Menurut sebuah survei, prevalensi pengidap kanker dan sakit jantung pada Suku Baduwi sangat kecil dan paling rendah dibanding penduduk Arab lain.

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Kurma, Tanaman Buah Istimewa dan Sumber Pangan Masa Depan Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadits

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Kurma, Tanaman Buah Istimewa dan Sumber Pangan Masa Depan Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadits

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: