Beranda » Blog » 6 Cara Mudah Menanam Tomat Dalam Polybag

6 Cara Mudah Menanam Tomat Dalam Polybag

Diposting pada 6 April 2020 oleh arwaniali88 / Dilihat: 4.066 kali

Inilah 6 Cara Mudah Menanam Tomat Dalam Polybag Agar Berbuah Lebat

Cara Bertanam Tomat Dalam polybag

Cara Tanam Tomat Polybag – Tomat merupakan jenis sayuran yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Sayuran yang identik dengan bentuknya yang bulat dan warnanya yang merah ini memang sering diolah menjadi berbagai macam masakan dan minuman, mulai dari jus, saus tomat, pelengkap garang asem hingga pelengkap berbagai masakan lainnya. Selain itu, tomat juga dikenal memiliki banyak kandungan vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata dan memiliki khasiat yang bagus untuk merawat kulit wajah.

Tanaman tomat termasuk jenis sayuran yang mudah dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Tanaman tomat dapat tumbuh di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Tanaman tomat bisa tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi mulai dari 0-1500 meter dpl. Tanaman tomat juga menghendaki tanah yang subur dan gembur, dengan pH sekitar 5,5-7.

Menanam tomat dalam polybag menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang hendak bertanam tomat namun tidak memiliki lahan yang cukup. Perawatannya juga tidaklah terlalu rumit dan mudah untuk dilakukan. Secara umum hampir sama dengan perawatan di area lahan. Selain dapat menjadi penghias untuk teras rumah, budiday tomat dalam polybag juga sangat menyenangkan saat merawat hingga memanen buahnya.

tomat polybag

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam budidaya tomat dalam polybag agar tumbuh subur dan cepat berbuah

1.Pemilihan Benih Unggul

Tahapan pertama dalam budidaya tanaman tomat dalam pot adalah memilih benih tomat kualitas unggu. Usahakan memilih benih tomat yang tepat dan sesuai agar nantinya dapat tumbuh menjadi tanaman tomat yang sehat dan bisa menghasilkan tomat yang baik. Untuk mendapatkan benih tomat dapat membeli di toko pertanian terpercaya.

2. Penyemaian Benih

Proses penyemaian benih tomat bertujuan untuk mendapatkan tunas tomat yang berkualitas unggul. Adapun proses penyemaian benih antara lain :

  • Rendam benih tomat dalam air hangat selama 3-6 jam.
  • Benih tomat yang dipilih adalah benih yang tenggelam atau tidak mengapung selama direndam.
  • Siapkan media semai dengan campuran antara tanah, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1
  • Buat lubang di dalam media semai dengan mengguanakn jari dengan kedalaman kurang lebih 2 sampai 3 cm.
  • Masukan bibit tomat kedalam lubang, dan tutup kembali dengan tanah.
  • Lakukan penyiraman air setiap pagi dan sore hari.

Usahakan menempatkan media semai pada tempat yang teduh atau tempat yang tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung. Siram media semai secara teratur agar tetap dalam kondisi lembab. Dengan demikian benih akan cepat tumbuh. Setelah 7 hari, biasanya sudah mulai tumbuh kecambah. Bibit tomat baru siap ditanam ketika usianya sudah mencapai 1 bulan.

3.Persiapan Media Tanam

Anda bisa menggunakan beragam jenis pot atau polybag dengan ukuran sedang yakni ukuran 40×50 cm untuk tanaman tomat. Untuk media tanam yang digunakan merupakan campuran dari tanah, sekan dan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan (1 : 1 : 1).
Masukkan campuran tanah dengan pupuk kandang ke dalam polybag atau pot hingga hampir penuh. Letakkan polybag di tempat yang teduh yang tidak terkena cahaya matahari langsung, dan biarkan selama dua hari sebelum ditanami bibit tomat.

Tomat dalam polybag

4.Penanaman Bibit

Bibit tomat yang telah berumur lebih dari 20 hari setelah semai sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam polybag. Cara menanam tomat yang baik saat penanaman harus dilakukan dengan hati-hati dan perlahan agar kita tidak merusak akar dari bibit tomat tersebut. Pindahkan bibit kedalam pot atau polybag dengan akar yang masih untuh bersama tanah yang masih menempel dibibit tomat.

  • Lakukan penyiraman terlebih dahulu pada medai semai sebelum bibit tomat dicabut
  • Cabut bibit tomat secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak akarnya
  • Buat lubang tanam pada polybag menggunakan jari atau tongkat kayu kurang lebih sedalam 5-10 cm
  • Masukkan bibit tomat yang sudah disemai ke dalam lubang tersebut. Usahakan tiap polybag hanya diisi dengan satu bibit tomat
  • Lakukan penyiraman setelah bibit dimasukkan dalam lubang tanam. Sebaiknya proses penanaman dilakukan di sore hari agar tidak terlalu panas

5. Perawatan Tomat

Untuk perawatan tanaman tomat dalam polybag tergolong mudah karena sedikit kemungkinan akan terjangkit penyakit yang penyebarannya melalui akar. Yang penting tanaman tomat harus dijaga agar selalu tetap basah.

  • Penyiraman : Setidaknya tanaman tomat harus disiram sekitar 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore. Jangan pula terlalu basah untuk menghidari penyakit busuk akar.
  • Penyiangan : Bersihkan juga dari gulma dan tanaman liar secara berkala dan juga cabut tanaman yang mati atau layu.
  • Pemupukan : Pupuk tanaman setelah satu minggu dengan kompos sebanyak satu genggam untuk setiap polybag. Lakukan penambahan pupuk kompos setiap bulan, atau bila terlihat tanaman kurang subur. Bila tanaman akan berbuah bisa ditambahkan pupuk buah atau pupuk organik cair.
  • Hama & Penyakit : Hama dan peyakit tanaman tomat lumayan banyak. Bila terlihat ada serangan hama, ambil hama tersebut secara manual. Buang daun atau batang yang rusak terkena hama. Penyemprotan hendaknya dilakukan apabila benar-benar diperlukan. Agar lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan gunakan pestisida organik yang lebih alami.

Adapun Perawatan lain yang diperlukan dalam bertanam tomat dalam polybag adalah pemangkasan tunas dan pemberian ajir sebagai penopang tanaman.

Tomat dalam pot

6.Masa Panen

Masa panen tomat terbilang cukup cepat, tanaman tomat sudah dapat dipanen perdana setelah berumur 3 bulan setelah tanam. Ciri tomat siap dipanen adalah perubahan warnanya yang awalnya hijau menjadi agak kekuning-kuningan. Buah tomat tidak matang secara serentak. Sebaiknya Pemetikan buah tomat dilakukan pada buah yang telah matang saja. Lakukan pemetikan setiap 2-3 hari sekali, jangan terlalu rapat untuk menghindari kerusakan tanaman. Waktu pemetikan yang paling baik pagi dan sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik.

Demikianlah informasi tentang cara mudah bertanam sayuran tomat dalam polybag. Menanam tomat dalam polybag menjadi lebih efektif karena mudah perawatannya serta tidak memerlukan lahan yang luas dan tidak menyita banyak waktu untuk perawatannya. Sekarang, menanam sayuran tomat tidak perlu lagi lahan yang luas jika hanya untuk dikonsumsi sendiri. Semoga bermanfaat dan terima kasih

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

6 Cara Mudah Menanam Tomat Dalam Polybag

Komentar
  • Bambang widanarno

    Saya bertambulapot terong, media yg saya pakai sekam biasa + kohe ayam + tanah. Ukuran pollyback ,30×40 cm. Apakah sudah benar?
    Pollyback sy tanam dalam tanah

    Balas 16 April 2020 | 8:07 am
    • Ali Arwani

      untuk bertanama terong dalam polybag, bisa menggunakan media tanam yang telah disebutkan. adapun untuk peletakan polybag tidak harus didalam tanah. terong polybag bisa ditaruh diatas tanah atau sejenisnya,
      yang perlu diperhatikan antara lain lakukan penyiramaan secara teratur dan pemupukan secara teratur.
      semoga bermanfaat. terima kasih

      Balas 17 April 2020 | 6:04 am

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

6 Cara Mudah Menanam Tomat Dalam Polybag

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: