Durian Petruk, Mancungnya Kelezatan Buah Durian Lokal Unggulan Asli dari Kota Ukir, Jepara

Sejarah Durian Petruk, Jepara – Saat ini para penikmat durian Nusantara lebih mengenal jenis durian unggul dari negeri jiran. Mungkin saat ditanyakan jenis durian yang lezat, jawaban mereka berkisar antara Durian Montong, Musangking, dll. Semuanya durian dari negara tetangga. Padahal bagi para penggemar berat durian, jenis durian idola tersebut mempunyai kelezatan citarasa, aroma dan daging buah yang kurang mantap. Sebagai contoh: Durian Montong hanya bercita rasa manis melulu, tanpa rasa pahit mantap khas durian. Aromanya juga sama sekali tidak berbau harum wangi durian. Daging buahnya kurang lunak dan lengket di lidah dengan tekstur cenderung seperti pati. Tentu saja bagi penggemar sejati durian hal tersebut membuat nilainya berkurang. Pertanyaannya adalah, apakah ada jenis durian yang memenuhi semua kriteria tersebut? Jawabannya, ada! Tidak usah jauh-jauh ke negeri seberang, Durian Petruk asal Jepara akan bisa memuaskan Anda.

Kota Jepara dikenal sebagai pusat furniture dan ukiran dari kayu tak ada yang menyangkalnya. Namun sebenarnya Jepara juga dikenal oleh khalayak umum sebagai tempat asal durian unggulan yaitu DURIAN PETRUK. Seperti namanya, bentuk buah Durian Petruk besar dan mancung atau meruncing layaknya hidung seorang tokoh pewayangan bernama sama. Meski kemudian Anda lalu mengira dari situlah nama durian unggul ini didapat, sejarahnya mengatakan lain.

Sebenarnya nama durian petruk itu pertama kali dicetuskan oleh Ir. Sinung Harjo, Kepala Dinas Pertanian Jepara yang menjabat sekitar tahun 1980. Setelah sebelumnya beliau menempati posisi di Balai Pembenihan Soropadan, Temanggung. Saat menjabat sebagai Kadis Pertanian itulah beliau menggagas ide untuk menciptakan ikon baru di Jepara, selain sebagai pusat furniture kayu dan ukir. Saat itu adalah Bulan Desember, atau saat musim durian tiba. Jepara dibanjiri oleh panen buah durian. Tercetuslah ide beliau untuk menciptakan lomba durian. Setelah berbagai persiapan dilakukan, diputuskanlah lomba durian akan diadakan di daerah Ngabul, Tahunan, Jepara.

Sejarah Durian Petruk

Sejarah Durian Petruk

Perlombaan tersebut dimenangkan oleh buah durian milik salah seorang warga Desa Randusari, Tahunan, bernama Pak Petruk. Durian juara milik Pak Petruk sukses membuat masyarakat disana saat itu terkagum-kagum, termasuk sang Kadis Pertanian. Sontak beliau menyebutnya dengan nama Durian Petruk. Dinas setempat lalu bergerak cepat dengan segera mendaftarkan varietas durian juara itu ke Kementrian Pertanian untuk medapatkan hak paten. Pada tahun 1984, terbitlah Surat Keputusan dari Kementrian Pertanian bernomor 896/kpts/TP.240/II/1984 mengenai Durian Petruk. Isinya kurang lebih menyatakan secara resmi bahwa Durian jenis Petruk adalah buah ikonik berasal dari Jepara. Semenjak saat itulah nama Durian Petruk mulai terkenal di seantero Nusantara.

BACA JUGA :   Durian Duri Hitam, Durian Unggul Dengan Gelar Sang Jawara Durian dari Negeri Jiran, Malaysia

Namun sungguh sangat disayangkan, beberapa tahun kemudian, sekitar tahun 1987-an pohon durian milik Pak Petruk tersebut mati karena terkena penyakit. Karena menyangkut punahnya durian varietas unggul maka secara resmi dibuatkanlah Berita Acara. Adapun Berita Acara itu dimaksudkan sebagai bukti/alat bukti yang membantah apabila ada pihak yang masih mengakui atau menjual durian petruk hingga sekarang. Hal ini disebabkan karena pohon aslinya sendiri telah mati. Namun jika ada penjual atau petani yang menyatakan bahwa masih ada durian petruk, mungkin itu adalah durian petruk yang merupakan keturuan ke sekian /hasil okulasi yang ke sekian.

Keunggulan Durian Petruk

Durian Petruk

Durian Petruk

Durian petruk memiliki ciri bentuk buahnya yang panjang dan besar. Kulit buah Durian Petruk tajam dan runcing dengan warna kulitnya hijau kekuningan / kuning kecokelatan. Daging buahnya amat tebal, berwarna kekuningan, dan berbiji kecil. Aromanya harum wangi dan agak menyengat. Citarasa daging buahnya sangat manis dengan sedikit rasa pahit yang menambah mantap kelezatannya.

Durian Petruk mempunyai segudang keunggulan lainnya selain dari penampilan dan citarasanya yang istimewa. Salah satunya Durian Petruk mudah untuk ditanam dan dirawat secara mandiri. Durian Petruk juga tahan dengan busuk akar dan hama penyakit, sehingga mempermudah perawatannya. Penggunaan obat-obat atau senyawa kimiawi bisa dilakukan minimal. Buah Durian Petruk mempunyai keunikan yakni Saat telah masak/matang kulit buah durian petruk mudah pecah atau agak membelah sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk membelah maupun memotongnya. Durian Petruk mempunyai aroma dan bau buah yang harum menyengat, hal ini tentu akan sangat menggugah selera para penggemar durian sejati. Biji buah durian petruk berukuran sangat kecil sehingga daging buahnya terlihat tebal. Hal ini tentu menambah rasa mantap tersendiri saat menikmati kelezatan daging buahnya. Jumlah pongge per buah berkisar antara 5-10 biji sempurna.

BACA JUGA :   Inilah 7 Cara Praktis Teknik Mencangkok Pada Tanaman Buah Yang Baik dan Benar Agar Mampu Tumbuh Akar Dengan Cepat

Selian itu, pohon durian petruk mempunyai kemampuan produksi yang cukup tinggi, satu pohon durian petruk mamu menghasilkan buah antara 50 – 150 buah per pohon dengan berat buah masing-masing antara 1 kg. – 2 kg. Tak heran jika harga bibit durian petruk ini juga tergolong mahal dan susah untuk didapatkan.

Manfaat Durian Petruk

Lebih lanjut Durian Petruk yang merupakan salah satu ikon kota ukirr jepara juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Di dalam buah durian petruk jepara tenyata mengandung berbagai gizi pada senyawa, mineral dan vitaminnya yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Mengkonsumsi buah durian petruk secara teratur dipercaya mampu memperlancar dan melindungi kesehatan pencernaan berkat kandungan seratnya, Memelihara kesehatan kulit sebab mempunyai kandungan vitamin C, Mengurangi stres berkat isi piridoksin di dalam buahnya, Kaya akan kalsium dan potassium yang baik untuk kesehatan persendian dan tulang dan Kandungan vitamin B1-nya bisa meningkatkan selera makan.

Nilai Ekonomis Durian Petruk

Nilai jual Durian Petruk di atas durian biasa. Jika durian biasa dibandrol Rp 20 hingga Rp 50 ribu per buah . Maka Durian Petruk dibandrol dengan harga mencapai Rp 75 ribu keatas per buahnya. Itupun untuk buah masih tergolong berukuran kecil atau sedang.

BACA JUGA :   Mengenal 11 Hama Penyakit Pada Tanaman Durian Yang Paling Berbahaya dan Cara Penanggulangannya

Demikian sedikit informasi mengenai Durian Petruk, Jepara. Dalam artikel diatas kita telah membahas tentang sejarah Durian Petruk, keunggulan Durian Petruk dan manfaat Durian Petruk. Selain itu, kita juga telah membahas prospek dan peluang investasi budidaya Durian Petruk. Semoga artikel tersebut dapat menjawab rasa penasaran anda tentang Durian Petruk dan semoga dapat menambah wawasan sekaligus minat Anda untuk mencoba membudidayakan Durian Petruk.

Untuk artikel selanjutnya kita akan membahas tentang panduan budidaya Durian Petruk yang meliputi cara penanaman Durian Petruk, cara perawatan Durian Petruk. dan tips mudah untuk membuahkan Durian Petruk. Semoga Bermanfaat.

 

 

 


kata terkait,
Durian Petruk, Buah Durian Petruk, tanaman Durian Petruk, Pohon Durian Petruk, Tanaman Buah Durian Petruk, Sejarah Durian Petruk, Budidaya Durian Petruk, Keunggulan Durian Petruk, Manfaat Durian Petruk, Cara Tanam Durian Petruk, Cara Budidaya Durian Petruk, Bibit Durian Petruk, Jual Bibit Durian Petruk, Bibit Durian Petruk Unggul, Cara membuahkan Durian Petruk,