GrowMore Buah 6-30-30 (454 Gram)

By | September 11, 2016

Pupuk NPK Growmore Buah 6-30-30 – Pupuk NPK Lengkap Untuk Merangsang Pembentukan Bunga dan pengisian buah

Pupuk NPK Growmore Buah 6-30-30 diproduksi oleh Growmore gardena, CA 90248-2140 USA dan Pupuk ini dapat diserap dengan mudah oleh tanaman, baik itu melalui penyemprotan daun, maupun disiram ke dalam tanah. Pupuk ini sangat berguna bagi tumbuhan pada tanah yang alkanis, dimana tanah dan airnya mempunyai pH yang tinggi. Formula ini tidak mengandung urea.

Pupuk Growmore Buah 6-30-30 ini dapat diaplikasikan ke berbagai tanaman buah, sayuran maupun tanaman hias antara lain : Padi, Palawija ( Jagung, Kedelai, Kacang-Kacangan), Tembakau, Teh, Kopi, Coklat, Lada, Apel, Jeruk, Mangga, Sawit, Sayuran ( Tomat, Kubis, Kentang, Cabe, Bawang merah, Semangka, Melon, Pembibitan Tanaman, Perkebunan, Kehutanan dan Kultur Jaring, Nursery, Green House, Landscape, Hydroponic, Golf, Tanaman hias, Bunga potong, Anggrek. Tunggu apalagi, Segera ambil nutrisi penting buat tanaman Anda ini disini!.

growmore-buah-6-30-30-454-gram

growmore-buah-6-30-30-454-gram

Spesifikasi Pupuk Growmore 6-30-30 :

  • Bahan aktif : nitrogen 6 %, Phospor 30 %, kalium 30 % + Unsur Mikro
  • bentuk : Kristal mudah larut dalam air
  • Cara Pemakaian : Disemprotkan melaui daun, atau disiram melalui akar

Kadar Unsur Hara :
– Total Nitrogen (N) 6.00 %
– Baron (B) 0.02 %
– Ammonicial Nitrogen 3.9 %
– Copper (Cu) 0.05 %
– Nitrate Nitrogen 5.7 %
– Chelated Copper 0.05 %
– Urea Nitrogen 10.6 %
– Iron (Fe) 0.10 %
– Available Phosphoric Acid (P2O5 30.00 %
– Chelated Iron 0.10 %
– Soluble Potash (K2O) 30.00 %
– Manganese (Mn) 0.05 %
– Calcium (Ca) 0.05 %
– Chelatec Manganese 0.05 %
– Magnesium (Mg) 0.10 %
– Molybdenum (Mo) 0.0005 %
– Chelated Magnesium 0.10 %
– Zinc (Zn) 0.05 %
– Sulfur (S), Combined 0.20 %
– Chelated Zin 0.05 %

Petunjuk Penggunaan :

  1. Pupuk dapat dilarutkan 1-2 gram dalam 1 liter air.
  2. Pupuk dapat disemprotkan pada seluruh bagian tanaman terutama bagian daun yang berperan penting dalam kegiatan fotosintesa tanaman.
  3. Lakukan penyemprotan pada pagi dan sore hari
  4. Lakukan secara teratur dengan selang 5-10 hari sekali menurut keperluan.
  5. Dosis dapat ditingkatkan jika terlihat gejala defisiensi tanaman atau pada masa kemarau panjang.
Summary
Review Date
Author Rating
51star1star1star1star1star

Leave a Reply

Your email address will not be published.